berhenti sejenak berfikir serius
Sekarang begitu banyak orang" yang mengeluh karena hal yg tidak begitu penting, seperti orang-orang yang terjerat rambut pada sela-sela jari-jari kaki. Bukan hanya itu, mereka lebih suka berkata keras ketimbang mengambil atau membuang rambut itu pada jari-jari kaki.
Coba kita lihat pada diri kita sendiri, kita lebih suka mengeluh daripada untuk menerima semua ketidak-cocokan. Kita hanya berfikir bahwa hal yang membuat kita senang dan tenang adalah semua bentuk kemauan kita yg terwujud. Padahal, semua yg kita ingin atau kita mau belum tentu akan terwujud dalam waktu yg dekat atau panjang, atau mungkin bahkan tak terwujud alias kosong, hampa mungkin juga gagal.
Nah, coba kita pikir kembali masalah ini agar menjadi masalah yang mudah. Pernakah kita berfikir memiliki pilihan lain?, bisa jadi pilihan lain ini menjadi opsi untuk kegagalan kita, lalu bagaimana kalau gagal lagi dan tambah menderita?
Sebenarnya yang membuat kita senang adalah bagaimana kamu menemukan kesenangan dalam penderitaan. Saat kita ditimpa penderitaan, pasti akan mengeluh, merasa diri ini gagal, tak berguna dan pikiran pesimis lainnya,.
Apa yang harus kita lakukan?. Berfikirlah secara sederhana saja, atau berhenti sejenak berfikir serius, buatlah seolah - olah semua yg gagal dapat diganti dengan yang baru.
Jangan terlalu fokus pada satu masalah, buatlah fikiran itu semudah mungkin, jangan terlalu terpaku, atau mboyak mbodil.
Lhoo, truss piye dalan metune teko perkoro? Caranya ya menghadapi masalah itu sendiri,
menantang masalah itu sendiri, tetap dengan fikiran selow. Jadilah orang yang tidak menjadikan suatu masalah itu menjadi masalah yang utama, karena akan masih lebih banyak lagi masalah yang nanti harus kamu tantang dan nikmati.
Pada dasarnya hidup ini masalah. Kita kaya-pun masalah, kita miskin-pun masalah, menderita masalah, kesenangan masalah, pacar baru masalah, gak pacaran masalah, belum nikah masalah, menikah masalah, semua itu akan menjadi masalah kalau kita tidak menghadapinya, kalau kita nggak menerimanya.
Setiap waktu kita akan dihadapkan dengan fikiran" baru, yang harus kita bulatkan saat itu juga. Biarkan segala hal bentuk yang datang itu datang, yang pergi biar pergi. Karena semua itu akan menjadi masalah saat kita terlalu memikirkannya, memang perlu dipikirkan, tetapi jangan sampai dirimu terbebani oleh itu. Dirimu berhak untuk ringan atas semua masalah yang kamu hadapi, sisakanlah satu tempat untuk dirimu sendiri untuk bersantai atas semua masalah yang kamu hadapi, dirimu terlalu spesial jika harus menghadapi masalah yang seharusnya itu mudah dipecahkan atau menemukan jalan keluarnya.
jadikan semua yang kamu hadapi menjadi sederhana dengan berfikir sederhana atau berhenti sejenak berfikir serius, pada dasarnya semua akan datang dengan atau tidaknya kamu berfikir.
biarkan semua masalah itu datang, dan kamu mengahadapinya dengan sederhana tidak menjadikannya titik berat dalam hidupmu.
Coba kita lihat pada diri kita sendiri, kita lebih suka mengeluh daripada untuk menerima semua ketidak-cocokan. Kita hanya berfikir bahwa hal yang membuat kita senang dan tenang adalah semua bentuk kemauan kita yg terwujud. Padahal, semua yg kita ingin atau kita mau belum tentu akan terwujud dalam waktu yg dekat atau panjang, atau mungkin bahkan tak terwujud alias kosong, hampa mungkin juga gagal.
Nah, coba kita pikir kembali masalah ini agar menjadi masalah yang mudah. Pernakah kita berfikir memiliki pilihan lain?, bisa jadi pilihan lain ini menjadi opsi untuk kegagalan kita, lalu bagaimana kalau gagal lagi dan tambah menderita?
Sebenarnya yang membuat kita senang adalah bagaimana kamu menemukan kesenangan dalam penderitaan. Saat kita ditimpa penderitaan, pasti akan mengeluh, merasa diri ini gagal, tak berguna dan pikiran pesimis lainnya,.
Apa yang harus kita lakukan?. Berfikirlah secara sederhana saja, atau berhenti sejenak berfikir serius, buatlah seolah - olah semua yg gagal dapat diganti dengan yang baru.
Jangan terlalu fokus pada satu masalah, buatlah fikiran itu semudah mungkin, jangan terlalu terpaku, atau mboyak mbodil.
Lhoo, truss piye dalan metune teko perkoro? Caranya ya menghadapi masalah itu sendiri,
menantang masalah itu sendiri, tetap dengan fikiran selow. Jadilah orang yang tidak menjadikan suatu masalah itu menjadi masalah yang utama, karena akan masih lebih banyak lagi masalah yang nanti harus kamu tantang dan nikmati.
Pada dasarnya hidup ini masalah. Kita kaya-pun masalah, kita miskin-pun masalah, menderita masalah, kesenangan masalah, pacar baru masalah, gak pacaran masalah, belum nikah masalah, menikah masalah, semua itu akan menjadi masalah kalau kita tidak menghadapinya, kalau kita nggak menerimanya.
Setiap waktu kita akan dihadapkan dengan fikiran" baru, yang harus kita bulatkan saat itu juga. Biarkan segala hal bentuk yang datang itu datang, yang pergi biar pergi. Karena semua itu akan menjadi masalah saat kita terlalu memikirkannya, memang perlu dipikirkan, tetapi jangan sampai dirimu terbebani oleh itu. Dirimu berhak untuk ringan atas semua masalah yang kamu hadapi, sisakanlah satu tempat untuk dirimu sendiri untuk bersantai atas semua masalah yang kamu hadapi, dirimu terlalu spesial jika harus menghadapi masalah yang seharusnya itu mudah dipecahkan atau menemukan jalan keluarnya.
jadikan semua yang kamu hadapi menjadi sederhana dengan berfikir sederhana atau berhenti sejenak berfikir serius, pada dasarnya semua akan datang dengan atau tidaknya kamu berfikir.
biarkan semua masalah itu datang, dan kamu mengahadapinya dengan sederhana tidak menjadikannya titik berat dalam hidupmu.
Komentar
Posting Komentar