bumi

Bumi kian bersedih setiap hari rambut lebatnya dicukur tanpa seizin yang punya, ia kepanasan dikala siang, ia kedinginan dikala malam.    Bumi harus rela dikala hujan menahan sakit dari setiap tubuhnya mulai longsor menimpa penghuninya, menahan semua rasa yang pernah ditimpanya, semua meluapkan kepada dirinya tetapi dia selalu diam tak pernah mengeluh meski ia mulai merasa lumpuh.

    Tak ada yang disesali nya karena ia tlah ada karena ia tahu bahwa dirinya begitu berguna bagi makhluk lainnya, ia dapat memenuhi apa yang dibutuhkan, ia selalu memberi meski terkadang tak dihargai, ia tak meminta balas budi dari semua yg telah di ambil ia ikhlas memberi,,

  Bumi kini kian sakit sakitan gemetar dan menggoyahkan gunung" tanpa memperdulikan sekitar, ia tau apa yang dialaminya tetapi tak dapat menahan rasanya, selalu menangis dengan segala hujan derasnya sakit memuntahkan apa yang ada dalam perutnya yaitu lava,..

Ombak kini tak malu menerjang daratan, angin tak sungkan berlari membelah  segala kehidupan, air tak lagi punya tempat untuk mengalir, mentari kian menusuk tubuh membakar segala yang dilihatnya, pohon kelapa melambai tak sadar bahwa semua tlah tersungkur..

  Tetap masih tetap sama bumi tiada harga, banyak mengambil tanpa tau cara berterima kasih, bumi yang sekarang sakit membiarkan semua bagiannya lari, menerjang, menghempas, menghancurkan, melumatkan semua untuk sebagai peringatan untuk mereka yang serakah tanpa mengerti menghargai dan menghormati sesama,

   Bumi mulai bosan, ia ingin segalanya berakhir tetap berakhir dengan kebaikan yang memancar disetiap insan yang mengukir dibagian tubuh"nya, ia akan tertawa bahagia karena ia cukup berharga untuk penghuninya..
Bumi engkau adalah anugerah tuhan dengan segala kebaikan ada pada dirimu...
SEKIAN...................

Komentar

  1. ••Bumi••
    Manusia mungkin tak begitu peduli
    Tak begitu juga memahami
    Betapa berharganya bumi
    yang senantiasa memberi
    Yang manusia pikirkan hanyalah hari ini
    Sudahkah perut terisi?
    Beda lagi untuk orang-orang yang berambisi
    Sering kali lupa diri
    Mengeruk kekayaan alam tanpa permisi
    Tanpa sadar merusak sesuka hati
    Lalu pergi
    Alam bisa saja emosi
    Dan bagaimana dengan hukum di negara ini?
    Sanggupkah mengatasi?
    Ah kukira masih berpihak pada yang tinggi
    Terkadang tiada yang murni
    Aku Irin Puspi
    Walaupun sepenuhnya aku tidak mengerti
    Walaupun juga aku tidak bisa memperbaiki
    Aku tidak ingin menjadi bagian dari mereka yang tidak peduli!
    Lalu bagaimana dengan Mbah Yai??
    Mau uji nyali?? Dengan berani berasumsi wkwkwkwk???

    BalasHapus
  2. Jika tak mampu memperbaiki, lakukanlah hal" yang membuat awal dari kebaikan, jika kita menanam benih kebaikan akan menjadi pohon penuh kerahmatan....

    Jika sudah tau arti kebaikan maka kita tau arti menjaga alam ini, diri kita sendiri dan org lain

    BalasHapus

Posting Komentar